Laravel Framework Development
Praktikum ini membahas proses instalasi Laravel, persiapan environment development, pembuatan project baru, hingga pengenalan dasar routing pada Laravel.
Laporan Praktikum
Dokumentasi instalasi Laravel, setup environment, dan pengenalan routing Laravel.
Persyaratan Sistem
Ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi untuk menjalankan Laravel 12, yaitu:
Download XAMPP pada link berikut: https://www.apachefriends.org/index.html kemudian install sesuai langkah-langkah wizard.
Setelah berhasil diinstall maka akan muncul folder htdocs secara default pada C:\xampp\htdocs yang nantinya digunakan untuk membuat project Laravel.
Dengan menginstall XAMPP maka secara otomatis akan terinstall Apache, PHP, dan PhpMyAdmin.
Composer merupakan package manager untuk PHP. Composer digunakan untuk menambahkan package-package yang dibutuhkan pada saat development.
Download Composer pada link berikut: https://getcomposer.org/Composer-Setup.exe
Download dan install Git pada link berikut: https://git-scm.com/downloads/win
Node JS pada Laravel berfungsi untuk menangani frontend dan build asset UI.
Buka situs resmi Node JS: https://nodejs.org/ kemudian download dan install sesuai wizard.
NPM (Node Package Manager) berfungsi untuk mengelola package JavaScript dan biasanya otomatis terinstall bersama Node JS.
Download installer Laravel menggunakan Composer dengan mengetikkan perintah berikut:
Untuk membuat project baru gunakan perintah:
Membuat project Laravel menggunakan Composer dapat dilakukan dengan perintah berikut:
Perintah tersebut digunakan untuk mendownload versi Laravel yang stabil.
Jika proses instalasi berhasil, maka tampilannya akan seperti berikut.
Setelah berhasil membuat project Laravel, masuk ke dalam directory project Laravel dan ketikkan perintah berikut:
Untuk menjalankan project di localhost gunakan perintah berikut:
Masuk ke folder routes lalu buka file web.php, kemudian tambahkan kode berikut:
Setelah itu buka: http://127.0.0.1:8000/helo maka hasilnya akan tampil seperti berikut.